Pengertian Karangan Narasi

Diposting pada

Pengertian Karangan Narasi

Narasi adalah cerita. Cerita ini didasarkan pada urutan atau (rangkaian) peristiwa atau peristiwa. Dalam peristiwa tersebut terdapat seorang tokoh atau (beberapa tokoh), dan tokoh tersebut mengalami atau menghadapi suatu konflik atau konflik atau (serangkaian) konflik.

Peristiwa, karakter, dan konflik ini adalah elemen terpenting dari sebuah cerita, dan ketiganya dapat secara kolektif disebut plot atau plot. Cerita mungkin berisi fiksi atau kenyataan atau fiksi yang dibuat atau dibayangkan semata-mata oleh penulis.

Baca Juga : Apresiasi Seni Rupa

Tulisan naratif (berasal dari tell artinya bercerita) adalah suatu bentuk tulisan yang berusaha menciptakan, menceritakan, dan merantai tindakan manusia dalam suatu peristiwa secara kronologis atau dalam satuan waktu.

Narasi bertujuan untuk menyampaikan gagasan secara kronologis dengan maksud menghadirkan di depan mata imajinasi pembaca serangkaian peristiwa yang biasanya berujung pada peristiwa utama. Narasi adalah suatu bentuk percakapan atau tulisan yang tujuannya untuk menyampaikan atau menceritakan dari waktu ke waktu serangkaian peristiwa atau pengalaman dengan maksud manusia.

Selain itu, Keraf mengatakan bahwa tulisan naratif adalah suatu bentuk tulisan yang tujuan utamanya adalah jalinan dan peleburan tindakan dalam suatu peristiwa yang berlangsung dalam suatu satuan waktu. Atau bisa juga dirumuskan secara berbeda; Narasi adalah bentuk karangan yang bertujuan untuk menggambarkan suatu peristiwa yang terjadi sejelas mungkin kepada pembaca.

Berdasarkan beberapa pendapat sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa cerita adalah cerita yang berusaha menciptakan, menceritakan, dan merangkai tindakan manusia dari waktu ke waktu dalam suatu peristiwa atau pengalaman manusia, bahkan di dalamnya terdapat tokoh-tokoh yang dihadapkan pada suatu konflik.

yang tersusun secara sistematis. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa ada beberapa hal yang terkait dengan cerita tersebut. Di antaranya:

  • Berupa cerita atau cerita,
  • Tandai pelakunya
  • Menurut evolusi dari waktu ke waktu
  • Disusun secara sistematis.

Baca Juga : Apresiasi Seni


Tujuan Menulis Narasi

Bergantung pada tujuan Anda, esai naratif memiliki tujuan berikut.

  1. Sehingga seolah-olah pembaca telah menyaksikan peristiwa yang diceritakan.
  2. Cobalah untuk menggambarkan dengan jelas suatu peristiwa yang terjadi pada pembaca dan sampaikan pesan tersembunyi kepada pembaca atau pendengar.
  3. Menggerakkan aspek emosional.
  4. Membentuk citra/imajinasi pembaca.
  5. Menyampaikan pesan tersembunyi kepada pembaca atau pendengar.
  6. Memberikan informasi kepada pembaca dan memperluas pengetahuan.
  7. Sampaikan suatu makna kepada pembaca melalui imajinasinya.

Baca Juga : Foto Penghasil Uang Terbaru 2021


Prinsip Narasi

Dalam menulis karangan narasi perlu memperhatikan prinsip-prinsip dasar cerita sebagai dasar pemikiran pembentukan karangan narasi. Prinsip-prinsip ini adalah:

  • Alur, adalah seperangkat pola perilaku yang berusaha menyelesaikan konflik dalam cerita.
  • Penokohan, merupakan salah satu ciri cerita yang menceritakan kisah sebuah toko yang bergerak dalam rangkaian fakta dan peristiwa. Tindakan, peristiwa, peristiwa diatur bersama sehingga memiliki kesan atau efek tunggal.
  • Skenario, adalah tempat dan/atau momen di mana tindakan atau peristiwa tokoh dialami.
  • Sudut pandang, sudut pandang dalam cerita menjawab pertanyaan yang menceritakan kisah ini. Sudut pandang mana pun yang dipilih penulis, itu menentukan gaya dan gaya cerita. Hal ini karena karakter dan kepribadian narator sangat menentukan cerita yang diceritakan kepada pembaca.

Baca Juga : Faktor dan Tujuan Negosiasi Utama


Detail dalam Narasi

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam esai naratif adalah sebagai berikut.

  • Rincian cerita diatur dalam urutan waktu dan ruang yang menunjukkan awal, tengah, dan akhir.
  • Jika cerita mencoba untuk membangun suatu tempat, cerita berubah dari satu tempat ke tempat lain.
  • Jika cerita memiliki latar sementara, cerita berubah dari waktu ke waktu.
  • Jika cerita melibatkan aksi, karakter dalam cerita bergerak dari satu adegan ke adegan lainnya.
  • Selain itu, cerita juga dapat dikembangkan melalui deskripsi, eksposisi, dan dialog.
  • Dalam cerita, urutan peristiwa sangat penting.

Demikian Pembahasan dari kami tentang Pengertian Narasi : Tujuan, Prinsip dan Detail secara lengkap dan jelas, semoga bermanfaat sobat sumur.co.id